Website Lainnya

Total Tayangan

LAYANAN

* Akses Layar46 Versi Mobile di: http://bit.ly/mPp8D6 * Download Launcher Blackberry Layar46 di: http://bit.ly/n4BNfg

FAST RESPON

SAYA ADA UNTUK ANDA

layar46. Diberdayakan oleh Blogger.

Bank Besar Amerika Suntik BNI Rp423 Miliar

VIVAnews - PT Bank Negara Indonesia Tbk memperoleh pinjaman dari bank besar Amerika, Wells Fargo Bank N.A sebesar US$50 juta atau sekitar Rp423,73 miliar.
Menurut Direktur Treasury dan Financial Institution BNI, Adi Setianto, pinjaman bertenor dua tahun itu digunakan untuk memperkuat likuiditas valas perseroan serta memperbaiki komposisi pendanaan jangka pendek dan panjang.

"Secara khusus, fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung pembiayaan aset seperti trade finance atau aset lainnya dengan tenor yang setara di BNI cabang London, sekaligus memenuhi regulasi Financial Service Autority di Inggris, terkait likuiditas," kata Adi dalam keterangan tertulis yang diterima VIVAnews.com di Jakarta, Senin 6 Juni 2011.

Adi menambahkan, fasilitas pinjaman bilateral itu untuk meningkatkan ekspansi bisnis internasional yang dilakukan perseroan melalui kantor cabang luar negeri. "Kerja sama ini menunjukkan kepercayaan lembaga internasional terhadap BNI dan perekonomian Indonesia," kata dia.
Wells Fargo Bank N.A. merupakan salah satu dari empat bank terbesar dari sisi aset di Amerika. Bank ini juga menempati urutan kedua dari sisi kapitalisasi pasar di Amerika. (art)
• VIVAnews
VIVAnews - PT Bank Negara Indonesia Tbk memperoleh pinjaman dari bank besar Amerika, Wells Fargo Bank N.A sebesar US$50 juta atau sekitar Rp423,73 miliar.
Menurut Direktur Treasury dan Financial Institution BNI, Adi Setianto, pinjaman bertenor dua tahun itu digunakan untuk memperkuat likuiditas valas perseroan serta memperbaiki komposisi pendanaan jangka pendek dan panjang.

"Secara khusus, fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung pembiayaan aset seperti trade finance atau aset lainnya dengan tenor yang setara di BNI cabang London, sekaligus memenuhi regulasi Financial Service Autority di Inggris, terkait likuiditas," kata Adi dalam keterangan tertulis yang diterima VIVAnews.com di Jakarta, Senin 6 Juni 2011.

Adi menambahkan, fasilitas pinjaman bilateral itu untuk meningkatkan ekspansi bisnis internasional yang dilakukan perseroan melalui kantor cabang luar negeri. "Kerja sama ini menunjukkan kepercayaan lembaga internasional terhadap BNI dan perekonomian Indonesia," kata dia.
Wells Fargo Bank N.A. merupakan salah satu dari empat bank terbesar dari sisi aset di Amerika. Bank ini juga menempati urutan kedua dari sisi kapitalisasi pasar di Amerika. (art)
• VIVAnews

Nontob Bareng MU vs Barca

BNI menggelar nonton bareng Final Liga Champion MU Vs Barca di La Piazza Kelapa Gading, di pertandingan yang dimenangkan oleh Barca dengan skor 3-1 ini, BNI juga menghadirkan games interactive dengan hadiah yang menarik, bagaimana dengan kalian?? pasti juga menggelar nonton bareng di cabang/sentra/unit kalian? jangan lupa kirim ke email: bankir.muda@gmail.com untuk kegiatan kalian agar bisa di muat di blog ini..
BNI menggelar nonton bareng Final Liga Champion MU Vs Barca di La Piazza Kelapa Gading, di pertandingan yang dimenangkan oleh Barca dengan skor 3-1 ini, BNI juga menghadirkan games interactive dengan hadiah yang menarik, bagaimana dengan kalian?? pasti juga menggelar nonton bareng di cabang/sentra/unit kalian? jangan lupa kirim ke email: bankir.muda@gmail.com untuk kegiatan kalian agar bisa di muat di blog ini..

RUPS BNI Tetapkan Pembagian Dividen 30% dari Laba

Jakarta, 18 Mei 2011. Hari ini, Rabu (18/5), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2010 dengan agenda dan hasil sebagai berikut:
1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2010 yang terdiri dari Laporan Direksi, Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 beserta penjelasannya yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja (Ernst & Young).
2. RUPS juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku 2010 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja (Ernst & Young).
3. Menyetujui penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan tahun buku 2010 sebesar Rp 4,1 triliun, sebagai berikut:
  • Sebesar 30% atau senilai Rp 1,23 triliun dibagikan sebagai dividen tunai kepada 18.648.656.458 saham, sehingga per lembar saham berhak menerima dividen sebesar Rp 65,98.
  • Sebesar 1% atau senilai Rp 41,01 miliar digunakan untuk Program Kemitraan.
  • Sebesar 3% atau senilai Rp 123,05 miliar digunakan untuk Program Bina Lingkungan.
  • Sebesar 10% atau Rp senilai 410,17 miliar digunakan untuk cadangan wajib dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 70 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
  • Sebesar 9,46%  atau senilai Rp 387,85 miliar digunakan untuk cadangan yang telah ditentukan penggunaannya.
  • Sisanya ditetapkan sebagai Laba Ditahan.
4. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik  yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Tahunan  Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011.
5. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan remunerasi dan tantiem Direksi dan Dewan Komisaris.
6. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, yaitu mengenai ketentuan penjualan saham dalam simpanan (saham dalam portepel) perusahaan anak perseroan baik sebagian maupun seluruhnya kepada pihak lain yang menyebabkan kepemilikan perseroan pada perusahaan anak perseroan terdilusi harus mendapat persetujuan tertulis dari Dewan Komisaris, dan penghapusan ketentuan Dewan Pengawas Syariah  sebagai konsekuensi spin off Usaha Syariah menjadi PT BNI Syariah.
Jakarta, 18 Mei 2011. Hari ini, Rabu (18/5), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2010 dengan agenda dan hasil sebagai berikut:
1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2010 yang terdiri dari Laporan Direksi, Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 beserta penjelasannya yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja (Ernst & Young).
2. RUPS juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku 2010 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja (Ernst & Young).
3. Menyetujui penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan tahun buku 2010 sebesar Rp 4,1 triliun, sebagai berikut:
  • Sebesar 30% atau senilai Rp 1,23 triliun dibagikan sebagai dividen tunai kepada 18.648.656.458 saham, sehingga per lembar saham berhak menerima dividen sebesar Rp 65,98.
  • Sebesar 1% atau senilai Rp 41,01 miliar digunakan untuk Program Kemitraan.
  • Sebesar 3% atau senilai Rp 123,05 miliar digunakan untuk Program Bina Lingkungan.
  • Sebesar 10% atau Rp senilai 410,17 miliar digunakan untuk cadangan wajib dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 70 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
  • Sebesar 9,46%  atau senilai Rp 387,85 miliar digunakan untuk cadangan yang telah ditentukan penggunaannya.
  • Sisanya ditetapkan sebagai Laba Ditahan.
4. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik  yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Tahunan  Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011.
5. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan remunerasi dan tantiem Direksi dan Dewan Komisaris.
6. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, yaitu mengenai ketentuan penjualan saham dalam simpanan (saham dalam portepel) perusahaan anak perseroan baik sebagian maupun seluruhnya kepada pihak lain yang menyebabkan kepemilikan perseroan pada perusahaan anak perseroan terdilusi harus mendapat persetujuan tertulis dari Dewan Komisaris, dan penghapusan ketentuan Dewan Pengawas Syariah  sebagai konsekuensi spin off Usaha Syariah menjadi PT BNI Syariah.

Paket Mencurigakan di Wisma BNI Berisi Pakaian Bekas

TEMPO Interaktif, Jakarta - Benda mencurigakan yang ditemukan di Wisma BNI 46, Jalan Sudirman 2, Jakarta Pusat, ternyata hanya berisi pakaian bekas. ”Sudah kami periksa, isinya hanya pakaian bekas,” kata Kepala Polres Jakarta Pusat Komisaris Besar Hamidin, Senin (25/4).

Menurut Hamidin, paket yang terbungkus kardus air mineral itu ditemukan petugas keamanan di basement gedung. “Satpamnya ketakutan, lalu dilaporkan polisi.”

Menerima laporan itu pada Senin pagi tadi, aparat kepolisian, termasuk Tim Gegana, segera datang dan memeriksa paket. “Setelah dipastikan bukan bom, kami tetap menyisir lokasi untuk memastikan area itu bersih,” kata Hamidin.

Hamidin juga menyatakan selama proses penyisiran, aktivitas di kantor pusat BNI itu berlangsung normal. Tidak ada evakuasi karyawan ataupun nasabah. Ia mengimbau agar masyarakat tetap tenang menghadapi banyaknya teror bom belakangan ini. ”Waspada itu perlu, tapi tetap tenang, jangan malah paranoid.”
TEMPO Interaktif, Jakarta - Benda mencurigakan yang ditemukan di Wisma BNI 46, Jalan Sudirman 2, Jakarta Pusat, ternyata hanya berisi pakaian bekas. ”Sudah kami periksa, isinya hanya pakaian bekas,” kata Kepala Polres Jakarta Pusat Komisaris Besar Hamidin, Senin (25/4).

Menurut Hamidin, paket yang terbungkus kardus air mineral itu ditemukan petugas keamanan di basement gedung. “Satpamnya ketakutan, lalu dilaporkan polisi.”

Menerima laporan itu pada Senin pagi tadi, aparat kepolisian, termasuk Tim Gegana, segera datang dan memeriksa paket. “Setelah dipastikan bukan bom, kami tetap menyisir lokasi untuk memastikan area itu bersih,” kata Hamidin.

Hamidin juga menyatakan selama proses penyisiran, aktivitas di kantor pusat BNI itu berlangsung normal. Tidak ada evakuasi karyawan ataupun nasabah. Ia mengimbau agar masyarakat tetap tenang menghadapi banyaknya teror bom belakangan ini. ”Waspada itu perlu, tapi tetap tenang, jangan malah paranoid.”

Putri BNI 46 Tundukkan Popsivo

BONTANG – Juara bertahan putri Jakarta BNI 46 secara mengejutkan mengalahkan salah satu favorit juara Jakarta Popsivo Polwan 3-1 (25-20, 23-25, 25-22, 25-21) pada hari pertama seri keempat putaran kedua Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 di GOR Taman Prestasi Bontang Lestari, Bontang, Kalimantan Timur, Jumat (22/4/2011). 

Kemenangan tim asuhan Sukirno itu tidak memengaruhi posisi di klasemen sementara. Kemenangan tersebut merupakan kemenangan ketiga dari Jakarta BNI 46 dari sebelas kali penampilan dengan nilai 14. Sari Widowati dan kawan-kawan hanya tinggal menyisakan satu pertandingan melawan Gresik Petrokimia, Sabtu (23/4/2011).

 

Menurut pelatih Jakarta BNI 46, Sukirno, anak asuhnya mengharapkan bisa memenangkan sisa pertandingan seri keempat ini. ‘’Saya ingin menang dari tim yang sudah lolos ke empat besar,’’ kata Sukirno usai pertandingan. 
Kunci kemenangan timnya, tambah Sukirno, terletak di set awal, di mana timnya sudah unggul jauh 6-0 dari Popsivo. ‘’Karena skor yang jauh itu membuat Popsivo menurun dan tim saya naik,’’ ujarnya. Di samping itu, penampilan yang kurang baik dari para pemain Popsivo, terutama libero, dimanfaatkan dengan baik oleh BNI 46. 
Sementara itu, pelatih Jakarta Popsivo, M. Anshori mengakui kalau timnya bermain di bawah form. ‘’Jelek sekali penampilan anak-anak hari ini (Jumat, 22/4). Mungkin karena sudah lolos ke babak empat besar, anak-anak kurang bergairah,’’ kata Anshori, usai pertandingan. 
Jakarta Popsivo Polwan memang sudah memastikan diri ke babak empat besar bersama Jakarta Electric PLN, Jakarta TNI AU, dan Gresik Petrokimia. Popsivo masih akan bertarung sekali lagi melawan tuan rumah Badak Bontang LNG, yang akan disiarkan secara langsung di TV One, Minggu (24/4) pukul 16.00 WITA atau pukul 15.00 WIB.(*)

BONTANG – Juara bertahan putri Jakarta BNI 46 secara mengejutkan mengalahkan salah satu favorit juara Jakarta Popsivo Polwan 3-1 (25-20, 23-25, 25-22, 25-21) pada hari pertama seri keempat putaran kedua Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 di GOR Taman Prestasi Bontang Lestari, Bontang, Kalimantan Timur, Jumat (22/4/2011). 

Kemenangan tim asuhan Sukirno itu tidak memengaruhi posisi di klasemen sementara. Kemenangan tersebut merupakan kemenangan ketiga dari Jakarta BNI 46 dari sebelas kali penampilan dengan nilai 14. Sari Widowati dan kawan-kawan hanya tinggal menyisakan satu pertandingan melawan Gresik Petrokimia, Sabtu (23/4/2011).

 

Menurut pelatih Jakarta BNI 46, Sukirno, anak asuhnya mengharapkan bisa memenangkan sisa pertandingan seri keempat ini. ‘’Saya ingin menang dari tim yang sudah lolos ke empat besar,’’ kata Sukirno usai pertandingan. 
Kunci kemenangan timnya, tambah Sukirno, terletak di set awal, di mana timnya sudah unggul jauh 6-0 dari Popsivo. ‘’Karena skor yang jauh itu membuat Popsivo menurun dan tim saya naik,’’ ujarnya. Di samping itu, penampilan yang kurang baik dari para pemain Popsivo, terutama libero, dimanfaatkan dengan baik oleh BNI 46. 
Sementara itu, pelatih Jakarta Popsivo, M. Anshori mengakui kalau timnya bermain di bawah form. ‘’Jelek sekali penampilan anak-anak hari ini (Jumat, 22/4). Mungkin karena sudah lolos ke babak empat besar, anak-anak kurang bergairah,’’ kata Anshori, usai pertandingan. 
Jakarta Popsivo Polwan memang sudah memastikan diri ke babak empat besar bersama Jakarta Electric PLN, Jakarta TNI AU, dan Gresik Petrokimia. Popsivo masih akan bertarung sekali lagi melawan tuan rumah Badak Bontang LNG, yang akan disiarkan secara langsung di TV One, Minggu (24/4) pukul 16.00 WITA atau pukul 15.00 WIB.(*)

BNI Sponsor Tunggal Inacrft 2011


Liputan6.com, Jakarta: Bank Negara Indonesia (BNI) kembali menjadi sponsor tunggal penyelenggaraan pameran kerajinan, The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2011 di Jakarta Convention Center (JCC), 20 April-24 April 2011. Selain menjadi sponsor utama, BNI juga menjadi bank pembayar tunggal untuk transaksi dengan kartu debit dan kartu kredit dalam pameran.

Keterlibatan bank ini dalam usaha kecil dan menengah sudah berlangsung lama. "BNI sering memberikan kesempatan kepada usaha kecil dalam mengakses pasar, seperti dengan mengikutsertakan mereka pada pameran di dalam maupun luar negeri," kata Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo, Rabu (20/4), di arena pameran.

Beberapa pembinaan yang dilakukan antara lain program motivasi, pelatihan ekspor/impor, pengelolaan keuangan/akuntansi, pemasaran, dan pemanfaatan jasa perbankan. "Pembiayaan yang kita berikan berasal dari Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL), yang kita salurkan sesuai program corporate social responsibility," katanya.

Pada kesempatan yang sama, BNI bekerjasama dengan Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) meluncurkan kartu BNI-ASEPHI yang berfungsi sebagai Kartu Anggota ASEPHI.


AKARTA. Sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan industri kreatif, PT. Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) kembali menjadi
mitra dalam penyelenggaraan Inacraft 2011. Selain menjadi sponsor utama, BBNI juga menyalurkan pembiayaan dan pembinaan usaha
kecil.

Peserta Inacraft yang berlansung dari 20 April - 24 April 2011 ini mencapai 1800 Usaha Kecil Menengah (UKM). Sebanyak 19 di antaranya merupakan mitra binaan BNI. "BNI sering memberikan kesempatan kepada usaha kecil dalam mengakses pasar, seperti dengan mengikutsertakan mereka pada pameran di dalam dan luar negeri," kata Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo, Rabu(20/4).

Hingga akhir Maret 2011, kredit usaha kecil BNI mencapai Rp 29 triliun. Sementara penyaluran kredit kemitraan non komersial mecapai Rp 105 miliar.

Selain menjadi sponsor tunggal, BNI menjadi bank pembayar tunggal untuk transaksi dengan kartu debit dan kartu kredit dalam pameran Inacraft 2011. Pada Inacraft yang digelar tahun lalu, omzet pameran ini mencapai Rp 90,5 miliar. Dari jumlah tersebut, transaksi lewat BNI sebesar Rp 6 miliar.

Liputan6.com, Jakarta: Bank Negara Indonesia (BNI) kembali menjadi sponsor tunggal penyelenggaraan pameran kerajinan, The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2011 di Jakarta Convention Center (JCC), 20 April-24 April 2011. Selain menjadi sponsor utama, BNI juga menjadi bank pembayar tunggal untuk transaksi dengan kartu debit dan kartu kredit dalam pameran.

Keterlibatan bank ini dalam usaha kecil dan menengah sudah berlangsung lama. "BNI sering memberikan kesempatan kepada usaha kecil dalam mengakses pasar, seperti dengan mengikutsertakan mereka pada pameran di dalam maupun luar negeri," kata Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo, Rabu (20/4), di arena pameran.

Beberapa pembinaan yang dilakukan antara lain program motivasi, pelatihan ekspor/impor, pengelolaan keuangan/akuntansi, pemasaran, dan pemanfaatan jasa perbankan. "Pembiayaan yang kita berikan berasal dari Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL), yang kita salurkan sesuai program corporate social responsibility," katanya.

Pada kesempatan yang sama, BNI bekerjasama dengan Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) meluncurkan kartu BNI-ASEPHI yang berfungsi sebagai Kartu Anggota ASEPHI.


AKARTA. Sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan industri kreatif, PT. Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) kembali menjadi
mitra dalam penyelenggaraan Inacraft 2011. Selain menjadi sponsor utama, BBNI juga menyalurkan pembiayaan dan pembinaan usaha
kecil.

Peserta Inacraft yang berlansung dari 20 April - 24 April 2011 ini mencapai 1800 Usaha Kecil Menengah (UKM). Sebanyak 19 di antaranya merupakan mitra binaan BNI. "BNI sering memberikan kesempatan kepada usaha kecil dalam mengakses pasar, seperti dengan mengikutsertakan mereka pada pameran di dalam dan luar negeri," kata Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo, Rabu(20/4).

Hingga akhir Maret 2011, kredit usaha kecil BNI mencapai Rp 29 triliun. Sementara penyaluran kredit kemitraan non komersial mecapai Rp 105 miliar.

Selain menjadi sponsor tunggal, BNI menjadi bank pembayar tunggal untuk transaksi dengan kartu debit dan kartu kredit dalam pameran Inacraft 2011. Pada Inacraft yang digelar tahun lalu, omzet pameran ini mencapai Rp 90,5 miliar. Dari jumlah tersebut, transaksi lewat BNI sebesar Rp 6 miliar.

BNI Invasion 2011 Unjuk Gigi


Event dengan Technotainment Pertama di Kalimantan



BANJARMASIN – Acara motivasi internal BNI se Kalimantan yang digelar di Gedung Sultan  Suriansyah Banjarmasin tadi malam (9/4) berlangsung heboh dan meriah. Betapa tidak, ratusan karyawan BNI dari Kalsel, Kaltim, Kalteng dan Kalbar berkumpul dalam rangka meramaikan kegiatan yang bertajuk BNI Invasion 2011 dengan tagline BNI unjuk GIGI itu.

            Even ini sangat unik. Pasalnya, disamping tema yang diambil adalah futuristik, semua peserta juga diarahkan mengenakan dress code yang unik-unik dengan menggambarkan kreativitas masing-masing. Hebohnya lagi even BNI kali ini adalah menampilkan sebuah drama kolosal dengan para pemain dari pegawai BNI di empat provinsi yang ada di Kalimantan.

            Bukan hanya sampai di situ kehebohan dan kemeriahannya. Selain aksi drama kolosal, acara juga dihadiri Direktur BNI Darmadi dan Sutanto dan GM BNI Card Center Wiweko Probojakti dari Jakarta serta grup band papan atas di Indonesia, GIGI.

Di sela-sela kegiatan, Darmadi memberikan Kartu Kredit BNI Style Titanium kartu kredit life style terbaru dari BNI. “Kartu ini sangat cocok untuk kalangan muda yang aktif dan dinamis seperti artis Indonesia dengan mobilitas sangat tinggi. BNI Titanium kami berikan kepada grup band GIGI adalah sebagai hadiah istimewa dari BNI menjelang ulang tahunnya yang ke-17 tahun ini,“ ujar Darmadi setelah menyerahkan kartu BNI Titanium didampingi GM Bisnis Kartu BNI  Dodit P, tadi malam.

Di sisi lain, Darmadi mengaku sangat senang dengan antusias karyawan BNI se Kalimantan yang begitu semangat menyambut BNI Invasion 2011. “Selamat buat karyawan/ karyawati BNI se Kalimantan. Semangat dan  kreativitas yang patut dibanggakan. Ini bisa dijadikan contoh bagi wilayah lain. BNI Tunjukkan terus aksimu dan saatnya BNI unjuk Gigi,” tegas Darmadi.

Sementara itu, Ketua panitia M Amrullah mengungkapkan, acara motivasi internal BNI tersebut digeber seluruh Indonesia. “Namun, untuk Kalimantan dilaksanakan di Banjarmasin, kota yang berjuluk Seribu Sungai,” ujar pria yang sehari-hari menjabat sebagai Head of Network & Services (HoNS) BNI Wilayah Banjarmasin tersebut.

            CEO BNI Wilayah Kalimantan Agus Ariyanto menjelaskan, BNI Invasion 2011 adalah acara motivasi karyawan yang menggambarkan kaleidoskop kegiatan yang telah dilakukan di BNI pada tahun 2010. “Tidak ketinggalan juga tentang penghargaan dan pencapaian bisnis yang telah diraih BNI di tahun 2010 serta komitment pegawai untuk melakukan invasi bisnis di 2011 ini” urainya.

Terus, tambah Agus, even BNI kali ini menjadi istimewa karena merupakan acara yang menggunakan Technotainment  pertama di Kalimantan dengan kombinasi sinar laser, lighting, sound dan multimedia. “Kami menyulap gedung Sultan Suriansyah menjadi sepeti theater imax dengan tiga layar raksasa. Belum lagi ditambah dengan aksi laser dan multimedia serta aksi Laser Flying Fox dan X-Treme Rafling yang mampu menghipontis semua orang yang menyaksikan,” sebutnya.

Sekadar diketahui, Tahun 2011 ini BNI akan melakukan ekspansi/invasi dengan menambah 20 jumlah outlet kantor layanan, kantor kas dan menambah 53 jumlah ATM serta menambah 3 unit mobil layanan gerak (BNI Layanan Gerak) untuk menjangkau area yang tidak bisa dicapai bank lain.

Selain memberikan solusi dengan paket produk unggulan, seperti BNI Taplus, BNI Taplus Bisnis, BNI Tapenas dan BNI Simpony, BNI juga mempunyai beberapa nilai lebih dibanding Bank lain.  Diantaranya layanan BNI Weekend Banking, yaitu layanan BNI dengan membuka outlet di hari Sabtu dan Minggu serta kantor Cabang BNI yang operasionalnya lebih lama dibanding bank lain dengan buka hingga pukul 16.00. (arh/yn/ram)

Event dengan Technotainment Pertama di Kalimantan



BANJARMASIN – Acara motivasi internal BNI se Kalimantan yang digelar di Gedung Sultan  Suriansyah Banjarmasin tadi malam (9/4) berlangsung heboh dan meriah. Betapa tidak, ratusan karyawan BNI dari Kalsel, Kaltim, Kalteng dan Kalbar berkumpul dalam rangka meramaikan kegiatan yang bertajuk BNI Invasion 2011 dengan tagline BNI unjuk GIGI itu.

            Even ini sangat unik. Pasalnya, disamping tema yang diambil adalah futuristik, semua peserta juga diarahkan mengenakan dress code yang unik-unik dengan menggambarkan kreativitas masing-masing. Hebohnya lagi even BNI kali ini adalah menampilkan sebuah drama kolosal dengan para pemain dari pegawai BNI di empat provinsi yang ada di Kalimantan.

            Bukan hanya sampai di situ kehebohan dan kemeriahannya. Selain aksi drama kolosal, acara juga dihadiri Direktur BNI Darmadi dan Sutanto dan GM BNI Card Center Wiweko Probojakti dari Jakarta serta grup band papan atas di Indonesia, GIGI.

Di sela-sela kegiatan, Darmadi memberikan Kartu Kredit BNI Style Titanium kartu kredit life style terbaru dari BNI. “Kartu ini sangat cocok untuk kalangan muda yang aktif dan dinamis seperti artis Indonesia dengan mobilitas sangat tinggi. BNI Titanium kami berikan kepada grup band GIGI adalah sebagai hadiah istimewa dari BNI menjelang ulang tahunnya yang ke-17 tahun ini,“ ujar Darmadi setelah menyerahkan kartu BNI Titanium didampingi GM Bisnis Kartu BNI  Dodit P, tadi malam.

Di sisi lain, Darmadi mengaku sangat senang dengan antusias karyawan BNI se Kalimantan yang begitu semangat menyambut BNI Invasion 2011. “Selamat buat karyawan/ karyawati BNI se Kalimantan. Semangat dan  kreativitas yang patut dibanggakan. Ini bisa dijadikan contoh bagi wilayah lain. BNI Tunjukkan terus aksimu dan saatnya BNI unjuk Gigi,” tegas Darmadi.

Sementara itu, Ketua panitia M Amrullah mengungkapkan, acara motivasi internal BNI tersebut digeber seluruh Indonesia. “Namun, untuk Kalimantan dilaksanakan di Banjarmasin, kota yang berjuluk Seribu Sungai,” ujar pria yang sehari-hari menjabat sebagai Head of Network & Services (HoNS) BNI Wilayah Banjarmasin tersebut.

            CEO BNI Wilayah Kalimantan Agus Ariyanto menjelaskan, BNI Invasion 2011 adalah acara motivasi karyawan yang menggambarkan kaleidoskop kegiatan yang telah dilakukan di BNI pada tahun 2010. “Tidak ketinggalan juga tentang penghargaan dan pencapaian bisnis yang telah diraih BNI di tahun 2010 serta komitment pegawai untuk melakukan invasi bisnis di 2011 ini” urainya.

Terus, tambah Agus, even BNI kali ini menjadi istimewa karena merupakan acara yang menggunakan Technotainment  pertama di Kalimantan dengan kombinasi sinar laser, lighting, sound dan multimedia. “Kami menyulap gedung Sultan Suriansyah menjadi sepeti theater imax dengan tiga layar raksasa. Belum lagi ditambah dengan aksi laser dan multimedia serta aksi Laser Flying Fox dan X-Treme Rafling yang mampu menghipontis semua orang yang menyaksikan,” sebutnya.

Sekadar diketahui, Tahun 2011 ini BNI akan melakukan ekspansi/invasi dengan menambah 20 jumlah outlet kantor layanan, kantor kas dan menambah 53 jumlah ATM serta menambah 3 unit mobil layanan gerak (BNI Layanan Gerak) untuk menjangkau area yang tidak bisa dicapai bank lain.

Selain memberikan solusi dengan paket produk unggulan, seperti BNI Taplus, BNI Taplus Bisnis, BNI Tapenas dan BNI Simpony, BNI juga mempunyai beberapa nilai lebih dibanding Bank lain.  Diantaranya layanan BNI Weekend Banking, yaitu layanan BNI dengan membuka outlet di hari Sabtu dan Minggu serta kantor Cabang BNI yang operasionalnya lebih lama dibanding bank lain dengan buka hingga pukul 16.00. (arh/yn/ram)

Layar46 Forums

Status Layar 46

 
2012 Layar46 | Blogger Templates for HostGator Coupon Code Sponsors: WooThemes Coupon Code, Rockable Press Discount Code